Prospek Desain Reaktor Berbahan Bakar Cair Molten Salt Reactor Abstract Konsep desain reaktor Generasi IV adalah hasil dari upaya riset teknologi reaktor dan energi nuklir yang melibatkan 10 negara maju dalam Forum Internasional Generasi IV (GIF). Ada beberapa konsep desain reaktor kandidat yang potensial untuk diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan energi dunia di masa mendatang. Salah satu dari reaktor Generasi IV adalah reaktor MSR (Molten Salt Reactor). Makalah ini membahas studi dan observasi awal desain reaktor MSR dengan melakukan tinjauan komprehensif terhadap deskripsi dan karakteristik desain bahan bakar, tipe pendingin, aspek keselamatan. Konsep MSR menawarkan fitur-fitur unik seperti efisiensi dan stabilitas termal tinggi, fleksibilitas spektrum neutron, inherent safe, tekanan operasi rendah, dan beberapa aspek lain. Fitur-fitur itu sangat mendukung untuk operasi reaktor yang murah dan memiliki sistem keselamatan yang lebih baik, sebagai pemenuhan syarat untuk reaktor generasi IV. Reaktor MSR mempunyai keunggulan, antara lain koefisien reaktivitas negatif pada void dan penggunaan bahan bakar cair yang menghindarkan terjadinya steam explosion. Untuk pengembangan MSR supaya benar-benar siap diproduksi secara komersil, tentu butuh riset dan pengumpulan data lebih lanjut berkenaan dengan keseluruhan bagian reaktor, termasuk mengatasi risiko terjadinya korosi pada material reaktor dan perawatan. Dengan berbagai keunikan dan keunggulan yang ditawarkannya, bisa dikatakan MSR memiliki prospek yang sangat cerah untuk digunakan di masa depan. Download: Fullpaper
Proses Pembuatan Selongsong Tabung Pelindung Detector Geiger Muller Tipe Side Window Abstract Pembuatan pelindung detector Geiger Muller salah satunya untuk melindung detector tersebut dari benturan benda keras saat digunakan. Pada waktu penguunaaan umumnya detector diletakan terdepan dalam sistim rangkaian deteksi.untuk mendapatkan hasil cahan maksimum, oleh karena itu setiap detector harus dilindungi oleh suatu bahan yang tahan benturan benda keras, tetapi tidak mengurangi jumlah cacahan detektor. Batangan aluminium solid dibubut hingga menyerupai tabung, salah satu bagian ujung dibuat drat atau ulir, dudipersiapkan untuk penutup . sehingga seluruh bagian detector tertutup oleh aluminium, dipilih bahan pelindung yang tidak bersifat penyerap radiasi atau (absorber). Pada pembuatan ini dipilih suatu bahan tipe Alumunium solid, dengan alasan mudah didapat dipasaran dengan harga terjangkau. Pembuatan selongsong tabung detector merupakan penyempurnaan dan penyelesaian tahap akhir pembuatan detector Geiger Muller tipe side window Download: Fullpaper
Analisa Matematik Karakteristik Detector Semikonduktor Silicon Tipe P sebagai Bahan Detector Partikel Radiasi Bermuatan Abstract Analisa Matemetik Karakteristik Detector Semikonduktor Silicon Tipe P Sebagai Bahan Detector Partikel Radiasi Bermuatan. Saat ini banyak alat pendeteksi radiasi partikel bermuatan dibuat oleh industry, khususnya industry yang bekerja dalam pengembangan peralatan dan komponen deteksi. Prinsip kerja detector semikonduktor dan detector gas isian adalah sama. Pada detektor tipe gas isian, ionisassi terbentuk pada tabung gas, sedangkan detektor semikonduktor ionisasi terbentuk pada lapisan intrinsic (terbentuk antara p dan n). Untuk membentuk lapisan intrinsic pada semikonduktor tipe P (mayoritas hole), bahan semikonduktor tipe p harus dikompensasi dengan material lithium (mayoritas electron), sehingga akan terbentuk lapisan p dan n, dengan metoda evaporasi dan doping (ion drift), proses pemasukkan atom lithium ke dalam struktur ikatan kristal silicon. Proses pembuatan detektor semikonduktor telah dilakukan dan berhasil, tetapi analisa secara matematik belum dilakukan. Hasil akhir dari analisa matematis bertujuan meningkatkan kualitas detektor semikonduktor.. Analisa matematik akan menjawab, bahwa, baik tidaknya detektor semikonduktor dalam bekerja (mencacah radiasi parikel bermuatan), bergantung dari kualitas doping dan kedalaman/lebar lapisan intrinsic. Pengembangan dan penelitian lebih lanjut akan di buat detector solid state dengan bahan semikonduktor tipe berbeda. Download: Fullpaper
Perhitungan Ketebalan Bahan Komposit Karet Alam dan Timbal Oksida Sebagai Pelindung Radiasi Sinar-X 100 Ke Abstract Telah dilakukan perhitungan ketebalan bahan komposit karet alam timbal oksida sebagai pelindung radiasi sinar-x 100 Kev. Perhitungan bertujuan untuk memperoleh ketebalan bahan proteksi radiasi yang aman bagi lingkungan atau pekerja dilingkungan medan radiasi. Perhitungan kemampuan daya serap bahan komposit karet alam timbal oksida dilakukan pada energy 100 Kev. Dasar perhitungan daya serap komposit karet alam timbal oksida sebasar 50 pphr (part per hundred rubber) sampai dengan 1000 pphr. Tebal komposit karet alam timbal oksida yang akan diukur setebal 2,5 mm. hasil perhitungan menunjukan bahwa ketebalan bahan komposit karet alam timbal oksida yang aman bagi pengguna atau para pekerja dimedan radiasi, apabila karet alam dicampur dengan timbal oksida sebanyak 550 pphr, nilai daya serap pada 550 pphr telah memenuhi standart yang diizinkan. Download: Fullpaper
Mesin Pengupas Bawang Mudah – Alih (Portable Onion Peeler Machine) Abstract The process of processing agricultural products into a food for the community becomes an interesting thing to know more deeply. One of them is pengelolahan onion with a lot of capacity for stripping process. In the process of onion processing there are several obstacles that make its production to inhibit one of them is in stripping the skin of onion and garlic by means of chopped to peel it. The producers often find it difficult to clean the onion skin at the time of stripping, let alone a large degree. The design of this tool is made to assist in the process of stripping the onion in large quantities using electric motor power as the driving force, the microcontroller as the brain to run the process of designed devices and load sensors to calculate the value of the weight capacity of the onion. The ties cable serves as a helper in stripping onions by banging them. With the aim of Determining the value of the efficiency of the thickness of the peel skin and the weight capacity of the onion, so that the best variation to be used is the variation of the combination with a value of efficiency of 17% for thickness and 3% for the weight capacity of the onion. Download: Fullpaper
Perancangan Conveyor Mini untuk Pemilahan Buah Berdasarkan Ukuran yang Dikendalikan oleh Mikrokontroller Atmega16 Abstract Berkembang dan bervariasi, untuk memenuhi kebutuhan tersebut industri membutuhkan suatu alat yangdapat mengontrol dan mengendalikan proses permesinan secara otomatis sehingga mempermudah danmenghemat tenaga manusia. sebagian besar industri menerapkan sistem control menggunakanMikrokontroller sebagai alat kontrol kerja produksi, seperti alat conveyor untuk pemilahan buah berdasarkan ukuran yang dikendalikan oleh Mikrokontroller ATMEGA16, dengan menggunakan sensorultrasonic sebagai pengukur ukuran objek dan kombinasi photodioda dan motor servo dapat mendeteksikeberadaan objek lalu dapat mensortirnya. Perancangan conveyor pada penelitian ini menggunakan jenis Belt Conveyor dengan komponen utama roller dari bahan pvc, kerangka dari bahan akrelit, sabuk (Belt) dari bahan lakban, motor dc sebagai penggerak sabuk juga roda gigi (pulley) dan Terdapat 3 buah motor servo yang difungsikan untuk memilah buah jeruk berdasarkan ukuran kecil, sedang, dan besar. Perancangan conveyor yang dilengkapi pemilah benda ini dapat dibuat dengan menggunakan ATMEGA 16 sebagai kontrolernya. Sensor ultrasonic HC-SR04 berfungsi dengan baik untuk mengukur ukuran objek, dan kombinasi photodioda dan motor servo dapat mendeteksi keberadaan objek lalu dapat memilahnya. Kemudian data dicacah oleh mikrokontroller dan ditampilkan pada layar LCD. Download: Fullpaper