Perancangan Internet Supervisory Control dan Data Acquisition (I –Scada) Universitas Bung Hatta Abstract I-SCADA merupakan suatu sistem pengendalian alat jarak jauh berbasis web atau menggunakan jaringan internet, dengan kemampuan memantau dan mengendalikan data-data dari alat yang dikendalikan. Teknologi I-SCADA memungkinkan mengontrol dan memonitoring secara langsung kondisi tersebut. Dalam sistem monitoring dan pengontrolan ini dilakukan pengukuran besaran listrik seperti arus, tegangan, daya dan faktor daya serta mengontrol unit-unit beban pada Universitas Bung Hatta Kampus Proklamator III ruangan A11 (IT ROOM). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membuat alat pengontrol dan monitor energi listrik ruangan A11 (IT Room) Kampus Proklamator III Universitas Bung Hatta dari jarak jauh berbasis web. Alat yang dibuat terdiri dari komponen – komponen seperti sensor arus, sensor tegangan tegangan ,relay, Arduino Mega, Modul Ethernet Shield serta dilengkapi dengan fasilitas server web. Masing-masing komponen diuji sebelum dirangkai menjadi sebuah sistem. Dari hasil enam kali pengujian didapatkan error 0 % dan waktu komunikasi 1.16 detik- 1.30 detik. Download: Fullpaper
Analisis Bandgap Karbon Nanodots (C-Dots) Kulit Bawang Merah Menggunakan Teknik Microwave Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisis dan bandgap dari hasil sintesis karbon nanodots (c-dots) kulit bawang merah menggunakan teknik microwave yang kemudian diuji menggunakan alat spektrometer uv-vis. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fisika-IPB Babakan Dramaga, Bogor, Jawa Barat. Sintesis c-dots dilakukan dengan mengekstrasi kulit bawang merah dan aquades dengan blender, kemudian dimasukan dalam microwave dengan variasi waktu pemanasan selama 5 menit, 10 menit, 15 menit, dan 20 menit. Setelah itu, dilakukan penyaringan agar mendapatkan c-dots yang homogen. Selanjutnya pengujian bandgap dilakukan dengan alat spektrometer uv-vis dengan rentang panjang gelombang 190-800 nm. Hasil yang diperoleh dari alat spektrometer uv-vis berupa grafik yang menggambarkan hubungan antara nilai absorbansi dan panjang gelombang. Dari percobaan yang telah dilakukan selama 5 kali pengulangan dan perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai rata-rata bandgap secara berturut-turut sebesar 3,5826 eV, 2,6888 eV, 2,4222 eV, dan 1,11378 eV. Lamanya waktu pemanasan dalam microwave berpengaruh terhadap nilai absorbansi. Dimana nilai absorbansi rata-ratanya adalah 0,76806, 1,21406, 1,3186, 1,74068. Hal Ini menunjukan bahwa semakin besar nilai absorbansi, maka bandgap yang dihasilkannya semakin kecil. Rendahnya bandgap karena energi yang diperlukan untuk eksitasi elektron dari pita valensi ke pita konduksi semakin rendah pula. Download: Fullpaper
Energi Alternatif Melalui Getaran Beban Mekanis Abstract Electricity needs increase over time. Electricity is a very important requirement that is used to facilitate human life, for example for lighting at night, running household appliances and for various other human works. This research was carried out by making a small-scale prototype model which was measured by Digital Multimeter DT830B series.The data obtained from the testing of piezoelectric sensors showed that when compiled in series, the highest output power was 19.4888 μW with a maximum load of 186 kg, while for the preparation of sensors in parallel the resulting power reached 61.5043 μW from a load of 186 kg as an indication of the mechanical load vibration provided. Download: Fullpaper
Studi Efek Gangguan EMP (Elektromagnetic Pulse) pada Perangkat Elektronik Abstract The existence of electronic devices in human life is very close today. Various areas of human life is always supported by electronic devices, ranging from the field of telecommunications to the security field, one of which is the surveillance system. Utilization of electronics in the military field is now known as Electronic Warfare (EW). One type of electronic attack is electromagnetic jamming. This study aims to examine the effect of EMP and determine the value of interference from the electromagnetic field to the surveillance system in the form of mini cameras. Variables in making measurements consist of source voltage, interference distance, and coil that each value is varied. Formulation of measurement data using Design Expert 11 with D-Optimal Response Surface method. The results showed that the maximum magnetic flux value generated by the signal jammer was 0,479 Wb / m2, the maximum interference value at the mini camera spectrum level was 2 dB, and the maximum interference value most often occurred at 4,9 MHz. The correlation coefficient value of the influence of the electromagnetic field on surveillance system between the predicted value of the simulation and the direct measurement value is -0,55093384. Download :Fullpaper
Studi Algoritma Linear Support Vector Machine pada Deteksi Ujaran Kebencian Berbahasa Indonesia Abstract Ekspresi ujaran kebencian merupakan suata fenomena yang berkembangan di dunia masyarakat era modern ini, banyak dari pengguna media sosial memanfaatkannya untuk mengekspresikan perasaan mereka maupun kehidupannya. Namun dari fenomena ini semua berdampak kepada lingkungan masyarakat yang terkesan sangat bebas mengekspresikan ujaran kebencian dan berujung kepada tindakan kejahatan, entah darimana asal-usul penyebab terjadinya, bisa jadi karena pengaruh provokasi atau hal-hal lainnya yang persuasif. Maka dari itu tujuan penelitian melakukan studi terhadap algoritma Linear Support Vector Machine dalam melakukan deteksi ujaran kebencian berbahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah algoritma Linear Support Vector Machine dengan feature Word N Gram. Dari hasil percobaan, diperoleh hasil evaluasi akurasi sebesar 86.55 % dengan metode 10-fold cross validation Download: Fullpaper
Penjadwalan Hafalan Alquran dengan Algoritma Genetika Jadwal merupakan tahapan yang paling menentukan keberhasilan suatu hafalan Alquran. Hal ini dikarenakan jadwal adalah tahap ketergantungan antar aktivitas yang membangun secara keseluruhan. Pemecahan masalah jadwal yang baik dari suatu hafalan Alquran merupakan salah satu faktor keberhasilan dalam pelaksanaannya, dan menerapkan algoritma genetika untuk memecahkan masalah dalam jadwal hafalan Alquran serta dapat menjadi solusi dalam menangani masalah dalam mengatur jadwal secara otomatis. Algoritma genetika merepresentasikan kandidat solusi optimasi jadwal ke dalam kromosom-kromosom secara acak, lalu dievaluasi menggunakan fungsi fitness dan seterusnya dilakukan seleksi. Metode seleksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode seleksi roda roulette, kemudian dilakukan pindah silang dan mutasi. Pada setiap generasi, kromosom dievaluasi berdasarkan nilai fungsi fitness. Setelah beberapa generasi maka algoritma genetika akan menghasilkan kromosom terbaik, yang merupakan solusi optimal. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian blackbox. Hasil dari sistem jadwal hafalan Alquran menggunakan algoritma genetika adalah jadwal kegiatan-kegiatan dalam sebuah hafalan dalam waktu satu minggu, dan berdasarkan hasil pengujian performansi yang dilakukan sebanyak 6 kali dapat disimpulkan bahwa algoritma genetika membutuhkan waktu yang lama jika nilai iterasinya besar, karena dalam algoritma ini terdapat proses penggenerasian. Download: Fullpaper(ID) & Fullpaper(EN)