Ikhlas Kontraktual dan Ikhlas Non Kontraktual: Kontekstualisasi Motto Ikhlas Beramal di Era Human Capital 9

Abstract

Ikhlas beramal merupakan motto Kementerian Agama yang belum pernah didefinisikan secara institusional oleh Kementerian Agama sejak awal kelahirannya. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai organizational citizenship behavior dan employee engagement mana saja yang yang bersesuaian dengan makna ikhlas beramal. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik literature study, pengumpulan data dilakukan melalui Teknik stock taking dengan cara mengumpulkan dan mengklasifikasi berbagai textbook dan jurnal serta berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Kajian ini menemukan bahwa organizational citizenship behavior dapat dipadankan dengan ikhlas non kontraktual dan employee engagement dapat dipadankan dengan ikhlas kontraktual karena memiliki nilai-nilai tertentu yang bersesuaian dengan beberapa nilai keikhlasan. Diperlukan berbagai kajian lanjutan untuk menguji temuan ini.

Download Journal : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/jmbp/article/view/5687

Effect Of Leadership Style and Employee Engagement on Employee Performance At Bank BJB Branch of South Tangerang City

Abstract

The objective of this study is to analyze the effect of leadership style and employee engagement on employee performance at Bank BJB branch of South Tangerang.  The method used is descriptive quantitative, survey, with questionnaire, and with the technique of path analysis. Sampling technique used was purposive sampling. Data obtained using a measurement tool in the form of a questionnaire was processed using SPSS 25, to know the effect of each variable. Data analysis methods used, partial regression analysis and multiple regression combined with path analysis to further clarify the relationship between variables. The results of this study showed that there is: negative and insignificant direct effect between Leadership Style variable on Employee Performance, obtained path coefficient of 0.258 with a significance of t of 0.595. The positive and significant direct effect between the Leadership Style variable on the Employee Engagement variable, obtained a path coefficient of 0.505 with a significance T of 0.000. The effectiveness of the leadership style of a leader depends on factors of organizational culture, authority possessed, goals, ability to influence, both formal and informal. Attachment or involvement of subordinates influences very significantly on organizational performance, and good performance is a performance that follows procedures according to established standards, and with several criteria in order to increase productivity therefore it is expected to run in accordance with what is desired.

Download Journal : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/jmbp/article/view/5688

Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhadap Kupon Obligasi Negara Ritel (ORI)

Abstract

Abstract. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh langsung inflasi, nilai tukar dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhadap kupon Obligasi Negara Ritel (ORI) dan pengaruh tidak langsung inflasi dan nilai tukar terhadap kupon ORI. ORI adalah obligasi negara yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2006. Penerbitan ORI memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional. ORI menjadi alternatif investasi bagi masyarakat, khususnya investor ritel. Kupon ORI bersifat tetap (fixed rate) sampai dengan jatuh tempo. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari website resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi pada penelitian ini berjumlah ORI seri 001 sampai dengan 016 dan seluruh populasi dijadikan sampel. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan menggunakan analisis jalur untuk menjawab hipotesis penelitian. Melalui penelitian disimpulkan bahwa melalui analisis jalur dapat diketahui pengaruh langsung inflasi (X1) terhadap IHSG (X3) adalah sebesar -0,466 dimana signifikansi adalah sebesar 0,007 yang berarti berpengaruh negatif,dan signifikan; pengaruh langsung nilai tukar (X2) terhadap IHSG (X3) adalah sebesar 0,603 dengan signifikansi 0,001 yang berarti berpengaruh positif dan signifikan; pengaruh langsung inflasi (X1) terhadap kupon ORI (Y) adalah 0 dengan signifikasi 1 yang berarti tidak berpengaruh, sedangkan pengaruh tidak langsung adalah 0,518; pengaruh langsung nilai tukar (X2) terhadap kupon ORI (Y) adalah sebesar 0,440 dengan signifikasi 0,104 yang berarti tidak berpengaruh sedangkan untuk pengaruh tidak langsung adalah sebesar -0,671; pengaruh IHSG (X3) terhadap kupon ORI (Y) adalah sebesar -1,112 dengan signifikansi 0,004 yang berarti berpengaruh negatif dan signifikan.

Download Journal : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/jmbp/article/view/5697

Penyusunan Rencana Strategis Bisnis pada Rumah Sakit Swasta di Jakarta

Abstract

Rencana strategis bisnis adalah sebuah petunjuk/pedoman yang dapat digunakan organisasi dari kondisi
saat ini untuk mencapai tujuan usaha dalam waktu beberapa tahun ke depan. Rencana strategis bisnis
memuat strategi-strategi perusahaan yang selanjutnya menjadi dasar bagi penyusunan program kerja.
Dengan demikian arah pengembangan perusahaan menjadi jelas dan terarah sehingga perusahaan
menghasilkan kinerja yang lebih baik dan mampu bersaing di dalam bisnis serupa. Penelitian rencana
strategis bisnis merupakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Melalui kerangka kerja analisis
perumusan strategi Fred R. David, maka terdapat tiga (3) tahapan yang dilakukan. Tahap pertama adalah
tahap input stage, yaitu melakukan analisis faktor eksternal dan internal dengan menggunakan matriks
EFE (external factor evaluation) dan matriks IFE (internal factor evaluation). Tahap kedua adalah tahap
matching stage, yaitu menentukan posisi rumah sakit dengan menggunakan matriks IE (Internal External).
Kemudian dengan matriks IE dan matriks TOWS menentukan strategi alternatif yang dapat dilakukan.
Tahap ketiga adalah tahap decision stage, yaitu menentukan strategi prioritas dengan menggunakan matriks
QSPM (Quantitatif Strategic Planning Matrix). Penelitian tentang rencana strategis bisnis yang dilakukan
di RSIA SMBmenghasilkan skor EFE sebesar 3.8 dan skor IFE sebesar 2.725, sehingga diketahui posisi
RSIA SMB berada pada sel II yang menunjukkan tahap tumbuh dan membangun. Pada tahap ini strategi
alternatif yang dikembangkan adalah market penetration, market development dan product development.
Strategi prioritas yang dihasilkan adalah : 1) Pengembangan dan Penetrasi Pasar dengan Meningkatkan
Upaya-Upaya Pemasaran (Skor 7.15); 2) Pembukaan Ruang NICU/PICU (Skor 7.10); 3) Pengembangan
Ruang Rawat Inap (Skor 7.05); 4): Penambahan Layanan Radiologi (Skor 6.55); 5) Pengembangan Area
Parkir dan Akses Masuk (Skor 4.68)

Download: Fullpaper

Hubungan Pengetahuan Anemia, Pengetahuan Tablet Tambah Darah, Status Gizi dan Asupan Gizi (Fe) dengan Anemia Remaja Putri di SMA/K Kota Depok Tahun 2017

Abstract

Anemia gizi besi merupakan salah satu dari empat masalah utama kesehatan masyarakat. Anemia pada
remaja putri khususnya dapat menurunkan prestasi belajar. Survei kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun
2005, menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri usia 10 – 14 tahun adalah sebesar 57,1%.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada remaja
putri SMA/K di Depok tahun 2017. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain Cross
sectional. Alat ukur penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan, timbangan berat badan, microtoise dan
kuesioner Food Frequency Questionaire. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan tentang anemia dan
tablet darah, status gizi berdasarkan IMT/U, asupan gizi (Fe dan protein), dan kadar Hb. Sampel yang
digunakan dalam penelitian ini sejumah 122 orang siswi yang bersekolah setingkat SMA/K di Kota Depok
pada tahun 2017. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Penelitian ini mendapatkan tidak ada
hubungan antara pengetahuan tentang anemia dan Tablet tambah darah dengan kejadian anemia, tidak ada
hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia, dan tidak ada hubungan antara asupan Fe dan protein
dengan kejadian anemia. Penelitian ini tidak mendapatkan adanya hubungan variabel-variabel independen
yang diteliti dengan kejadian anemia.

Download: Fullpaper

Brand Awareness Properti : Analisis Content Marketing Dan Social Media ( Kasus : Citra Garden City Jakarta)

Abstract

              Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Content Marketing dan Social Media dalam rangka membangun product awareness masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif untuk menentukan pengaruh antar variabel dalam sebuah populasi dengan melakukan pengukuran antar variabel untuk melihat hubungan sebab-akibat dari fenomena yang diteliti melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen Citra Graden City Jakarta.Penelitian ini bersifat terbatas. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Citra Garden City Jakarta berjumlah 140 dengan jumlah sampel sebanyak 107 konsumen. Analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahapan, yaitu analisis deskriptif; uji validitas dan realibilitas; uji asumsi klasik serta pengujian hipotesis melalui analisis korelasi dan analisis jalur (path analysis). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa product Awareness adalah salah satu tolak ukur keberhasilan dalam membangun kesadaran merek atau product awareness sebuah perusahaan, dimana semakin bagus kualitas suatu content, semakin tinggi pula product awareness  yang tentu berpengaruh pada keberhasilan perusahaan. Social media menjadi salah satu media yang sering digunakan untuk mencari produk, untuk itu social media penting untuk diperhatikan dan dianalisa.

Download Journal : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/jmbp/article/view/5698