Pengaruh Program Sapta Pesona terhadap Peningkatan Pengunjung Obyek Wisata Guci Tegal

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pelaksanaan program sapta pesona dalam
meningkatkan kuantitas pengunjung obyek wisata Guci Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan data yang
berasal dari hasil penyebaran kuesioner kepada para pengunjung obyek wisata di wisata Guci Tegal baik pada
variabel sapta pesona dan peningkatan pengunjung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
penelitian kuantitatif deskriptif dan survei. Data hasil penyebaran kuesioner kemudian dianalisis dengan
menggunakan penghitungan statistik korelasional. Pengujian yang dilakukan meliputi uji validitas, normalitas.
persamaan regresi berganda, dan kelayakan koefisien regresi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa sapta pesona
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengunjung Wisata Guci di Kabupaten Tegal,
dengan koefisien determinasi KD = 0,498 hal ini berarti sapta pesona berpengaruh terhadap peningkatan
pengunjung sebesar 49,8% sedangkan 50,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dimana faktor lain
tersebut seperti peraturan pemerintah, kualitas pelayanan, kepuasan pengunjung, dan lain-lain. Dengan demikian,
dapat dikatakan bahwa sapta pesona mempunyai pengaruh yang besar terhadap peningkatan pengunjung Wisata
Guci di Kabupaten Tegal.

Download : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/utilitas/article/view/4670

Analisis Model Manajemen Sekolah Alam Indonesia

Abstrak
Penelitian bertujuan untuk mengetahui model manajemen yang di terapkan Sekolah Alam Indonesia Ciganjur
Jakarta Selatan. Metode Penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subyek
penelitian terdiri dari direktur utama, direktur pendidikan, kepala sekolah, guru/fasilitator, dan wali murid. Data di
kumpulkan melalui pengamatan/observasi, wawancara mendalam, studi pustaka dan dokumentasi. kemudian data tersebut di
analisis dengan teknik pengorganisasian data, menguji asumsi data, dan mendeskripsikan data yang sesuai dengan fokus
pembahasan manajemen sekolah alam.
Hasil penelitian dari paparan data di lapangan bahwa Sekolah Alam Indonesia merupakan sekolah alternatif yang
mempunyai beberapa karakteristik : perencanaan di lakukan oleh dewan sekolah yang bersifat umum dan direktur
pendidikan bersifat khusus, pengorganisasian berbentuk komunitas yang bersifat luwes dan fleksibel, rekrutmen tenagakerja
dilakukan dengan metode internal dan eksternal yang secara terstruktur dalam penyelenggaraannya, pengarahan dilakukan
oleh yayasan, direktur pendidikan dan kepala sekolah yang sesuai dengan tugas dan fungsinya, pengkoordinasian dilakukan
oleh direktur utama secara berkala dalam setiap pelaksanaan pembelajaran maupun pelaksanaan program, pelaporan di
sampaikan kepada syuro (musyawarah) dewan sekolah, penganggaran keuangan menerapkan satu pintu dalam perputaran
arus keuangan. yang membedakan dengan sekolah-sekolah konvensional lainnya. Beberapa karakteristik tersebut dapat
dilihat melalui: (1) sarana dan prasarana; (2) keorganisasian sekolah; (3) kinerja tenaga kependidikan; (4) konsep kurikulum
dan pembelajaran; (5) implementasi kurikulum dan pembelajaran; (6) evaluasi belajar. Sementara untuk hasil penelitian
menunjukan bahwa model manajemen yang di terapkan di Sekolah Alam Indonesia, Ciganjur Jakarta Selatan seperti model
MPMBS (Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah) sehingga dalam penyelenggaraanya bersifat fleksibel namun
tetap menggunakan kaidah-kaidah fungsi manajemen dengan hasil output Sekolah mendapatkan beberpa penghargaan, tetapi
dalam hal keefektipan dan keefisienan agak sedikit kurang, dikarenakan kefleksibilitasan manajemen yang di terapkan.

Download : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/utilitas/article/view/4672

Peran Pendidikan Ekonomi dalam menghadapi MEA dan Penguatan UMKM

Abstrak
Pendidikan memiliki peranan yang penting dan menjadi modal dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN
(MEA). Pendidikan menjadi alternatif dalam pengembangan sumber daya manusia, peningkatan sumber daya
manusia diharapkan mampu memberikan kontribusi postitif dalam pembangunan dan pertumbuhan negara.
Peningkatan sumber daya manusia menjadi penting untuk meningkatkan keunggulan kompetitif negara. Teknik
analisis penelitian ini melibatkan interpretasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif interpretif. Perguruan
tinggi memiliki peran tidak hanya menghasilkan lulusan yang hanya memiliki kecerdasan secara intelektual saja
(hard skill) akan tetapi juga harus mampu melahirkan lulusan yang memiliki kemampuan lebih (soft skill). Merubah
paradigma lulusan dari job seeker menjadi job creator. Perlu adanya penguatan pada sektor Usaha Mikro Kecil dan
Menegah (UMKM) dalam rangka menopang perekonomian bangsa. Perlu sinergisitas antara pemerintah, pengusaha,
dan intelektual agar dapat tercapai tujuan negara.

Download : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/utilitas/article/view/4673

Persepsi Konsumen terhadap Kualitas Pelayanan (Studi Kasus di FEB UHAMKA)

Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap kualitas pelayanan di Fakultas Ekonomi dan
Bisnis, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif deskriptif, dengan
50 responden dengan menggunakan judgemental sampling. Persepsi konsumen terhadap pelayanan yang terdiri dari
5 indikator yaitu; Wujud fisik, kehandalan, tanggapan, keterjaminan, dan empati. Hasil penelitian menyimpulkan
bahwa persepsi konsumen / mahasiswa terhadap kualitas pelayanan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas
Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka berada pada level kurang puas dan cukup puas. Oleh karena itu maka Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka harus meningkatkan pelayanannya pada setiap
indikator pelayanan.

Download : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/utilitas/article/view/4665

Analisis Bauran Promosi Dalam Peningkatan Jumlah Mahasiswa Baru Di FKIP UHAMKA Jakarta

Abstract

Research aims to analyze the promotional mix to increase the number of new students in FKIP UHAMKA. The
research methodology used is by using descriptive qualitative method. Retrieving data from informants in the form of
interviews, documentation and observation, and triangulation of data from existing findings. The results found in the
study FKIP UHAMKA using promotional mix are advertising (advertising), sales promotion (sales promotion),
publication (publication) and private sales (personal selling). And in this study found that the promotion mix of the
most influential in increasing the number of students in FKIP UHAMKA The first is the sale of a private (personal
selling), which both advertising (advertising) third sales promotion (sales promotion) and the last is the publication
(publication) , Additionally in this study was found also in addition to the media campaign promotional mix above
that information by word of mouth which is very influential in the increase in the number of new students in FKIP
UHAMKA.

Download : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/utilitas/article/view/4526

Manajemen Logistik Di Giant Ekstra

Abstract

This study aims to determine a process flow of logistics management at Giant Extras. The study used a qualitative
descriptive approach. The research sample using snowball sampling where the sampling technique to dig up as
much information as possible related to the research. Informants in this study were selected according to the criteria
informant credible and relevant. This research was conducted with participant observation, interviews,
documentation and triangulation. The results showed that the flow of logistics management at Giant Extras include
planning activities for the product output, organizing activities related to the division of labor among the sections,
monitoring activities akam quality products and ordinances pendisplayan. Procurement of goods, which are
divided into type A, type B and type C. Registration activities in accordance with invoice and PO and recording
of inventory taking per 6 months. Penggudangan activities which will storage products. Activity then either ecer
distribution of goods or trader. And elimination of activities for goods that are not fit for consumption, by way
diretur or destroyed.

Download : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/utilitas/article/view/4527